Selasa, 12 Desember 2017
Jumat, 01 Desember 2017
5 Cara Menghadapi Teman yang Terlalu Kepo Dengan Urusan Kita
5 Cara Menghadapi Teman yang Terlalu Kepo Dengan Urusan Kita
Setiap orang memiliki urusan masing-masing dan pasti memang ada yang perlu untuk diceritakan ke teman dan ada juga yang cukup kita saja yang tahu masalah kita. Kadang suka kesel kalau ada teman yang kepo banget sama urusan kita, padahal kan kita memiliki hak untuk enggak semua hal harus kita ceritakan ke orang lain. Inilah cara menghadapi teman yang terlalu kepo dengan urusan kita.
1. Cuekin kalau dia mulai nunjukin tanda-tanda lagi kepo
Hal yang pertama bisa kita lakukan adalah cuekin teman kita yang kepo itu kalau sudah ada tanda-tanda dia lagi kepo dengan urusan kita. Sebisa mungkin kita menghindari eye contact dengan dia karena kalau kita melihat dia sebentar aja, kemungkinan dia akan langsung mulai nanya-nanya ke kita.
Kalau bisa enggak ada di satu ruangan sama dia berdua aja, tapi kita harus mencari tempat ramai dan teman mengobrol supaya dia enggak ada kesempatan untuk bertanya ke kita.
2. Bikin Akun Medsos Jadi Private
Kalau kita belum berteman dengan dia di social media, mending diprivate aja deh akun kita. Jadi dia enggak bisa melihat hal-hal yang kita posting. Kalau dia desperately banget kepo sama kita, dia mungkin akan request pertemanan, kalau begini tergantung kita nya deh mau accept atau enggak.
3. Tolak dengan Senyuman
Biasanya orang yang super kepo enggak akan nyerah mengejar kita untuk sekedar mencari jawaban dari pertanyaan-pertanyaannya. Kalau teman kita akhirnya punya kesempatan untuk bertanya kita, maka kita jawab aja dengan senyuman dan bisa juga sambil bilang ‘Mau tahu ya, haha ada deeh’. Abis ngomong kaya gitu kita langsung cepet-cepet pergi deh ninggalin dia.
4. Menyindir Halus
Kita dan teman kita yang lain bisa kerja sama bikin teman kita yang kepo ngerasa tersindir dengan harapan dia jadi enggak terlalu kepo dengan kita. Misalnya saat lagi ngumpul bareng, kita bisa melihat handphone kita sambil bilang menunjukkan artikel yang menunjukkan sikap kepo itu enggak menyenangkan.
5. Tegur dengan Tegas
Bila sudah sampai merugikan kita atau pun orang lain karena sikap kekepoan teman kita tersebut, bisa langsung tegur dia dengan tegas bahwa dia harus mulai menghilangkan rasa kepo nya terhadap urusan orang lain karena membuta orang lain jadi merasa enggak nyaman.
Kita bisa jelaskan juga kalau urusan pribadi bukanlah konsumsi publik yang semuanya harus dia ketahui. Namun jangan sampai juga teguran kita ini membuat kita dan dia jadi bermusuhan, kita bisa bicarakan dengan baik-baik namun secara tegas.
Sumber : http://cewekbanget.grid.id/Love-Life-And-Sex-Education/5-Cara-Menghadapi-Teman-Yang-Terlalu-Kepo-Dengan-Urusan-Kita?page=2
Sabtu, 04 November 2017
Memaknai Melayu
Memaknai Melayu
Definisi Melayu
Menggali, mengkaji, serta menulis tentang melayu rasanya tidak pernah akan habis-habisnya karena bangsa melayu telah memainkan peranan yang sangat penting dalam perjalanan sejarah bangsa indonesia bahkan dunia. Seyogianya, kita yang sekarang sebagai bangsa indonesia adalah bangsa melayu. Namun, dalam perjalannya, definisi melayu sebagai bangsa kian memudar dan menciut sebagai suku bangsa atau etnis. Sekarang ini kita orang indonesia pada umumnya mengaku sebagai orang melayu hanya setakat untuk membedakan diri dengan ras bangsa lain di dunia.
Dengan pembatasan melayu yang telah mengerucut sebagai suku bangsa atau etnis, orang yang tetap bersetia sebagai melayu menjadi berbeda misalnya dengan suku bangsa atau etnis batak, aceh, minang, banjar, dayak, sunda, jawa, madura, bugis, ambon, dan seterusnya yang telah mendefinisikan diri mereka sebagai suku bangsa atau etnis selain melayu. Dengan batasan ini orang melayu kemudian mendefinisikan dirinya sebagai masyarakat yang bermastautin turun-terumun dan atau berasal-usul dari masyarakat yang mendiami wilayah bekas kerajaan-kerajaan melayu seperti di wilayah provinsi riau, kepulauan riau, kalimantan barat serta sebagian sumatera utara, sumatera selatan, jambi, juga malaysia, singapura, thailand bagian selatan, brunei darussalam serta negeri-negeri melayu lainnya di nusantara. Belakangan orang melayu terdefinisikan pada kian menyempit kepada mereka yang sehari-hari berkomunikasi dalam bahasa melayu, berbudaya dan beradat-istiadat melayu serta beragam islam.
Oleh karena itulah penulis merasa perlu mengadakan kajian tentang melayu lebih mendalam yang meliputi sejarah perjalanan bangsa melayu, kawasan yang pernah menjadi wilayah dan taklukan kemaharajaan melayu, perkembangan budaya, politik, ekonomi, sosial dan pengaruhnya ke wilayah nusantara dan seluruh dunia, serta hal-ihwal yang berkait-kelindan dengannya, termasuk bagaimana keadaan melayu dewasa ini. buku ini insya allah berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.
apa tanda si puncak gunung
terus didaki seiring bersama
apa tanda bangsa nan agung
terus menggali sejarah bangsanya
Pengertian Melayu
Kemudian timbul pertanyaan: apakah sebenarnya pengertian melayu dan dari manakah asal-usul sebutan melayu?
Pengertian melayu telah berkembang mengikut langgam zaman dan dinamika sejarah sejak dahulu kala sampai sekarang, di antaranya dapat disenaraikan sebagaimana berikut ini:
1. Sebutan melayu berasal dari ''himalaya'' lalu kemudian disingkat menjadi ''malaya'', ''hima'' berarti ''salju'' atau ''sejuk''sedangkan ''alaya'' bermakna ''tempat''. dengan demikian dapat disimpulkan ''tempat yang sejuk seperti di puncak gunung yang tinggi''.
2. Frasa melayu dapat pula berasal dari perkataan ''malaiyur-pura'' yang berarti ''kota malaiyur'' atau ''kota gunung''
3. Kata ''melayu'' dapat pula berasal darikata ''mala'' dan ''yu''. ''mala'' artinya ''mula'' atau ''permulaan'' dan ''yu'' artinya ''negeri''. melayu berarti ''negeri mula''; negeri asal mula atau negeri asal-usul. dalam buku ini, bukit siguntang di palembang diyakini sejarah ebagai negeri asal-usul raja-raja melayu yang memerintah di kerajaan melayu singapura dan kemaharajaan melayu melaka serta kemaharajaan melayu yang kelak berpusat di johor, riau dan lingga.
4. Melayu adalah nama sebuah kerjaaan tua yang pernah ada di muara sungai melayu (kini bernama sungai batang hri, jambi) dalam abad ke-7 M. Penamaan sebuah kerajaan berdasarkan nama sungai hal yang biasa dalam tradisi melayu, karena bangsa melayu zaman dulu selalu membangun kerajaan di pinggir sungai. Sedangkan penamaan sungai sebagai ''melayu'' berasal dari sifat air sungai itu sendiri yang deras atau kencang atau melaju seperti orang berlari.
5. Melayu juga untuk menyebut bahasa yaitu bahasa melayu yang berkembang di tengah masyarakat melayu muai dari zaman kerajaan melayu jambi tua, kemaharajaan melayu sriwijaya, kerajaan melayu singapura, kemaharajaan melayu melaka, kemaharajaan melayu yang meliputi riau, johor, lingga, dan pahang serta seluruh daerah taklukannya serta di seluruh kerajaan melayu di tanah semenanjung (malaysia dan thailand selatan), dataran tanah sumatera dan kalimantan barat, termasuk brunei darussalam, sabah, dan serawak. Pada suatu masa, bahasa melayu pernah menjadi lingua franca atau bahasa pergaulan antar-bangsa dalam dunia perdagangan di kawasan nusantara, bahkan asia tenggara.
6. Dalam konteks perilaku, frasa ''melayu'' diartikan pula ''layu'' yang bermakna ''rendah'': melayu selalu ''merendah''. Tapi bukan rendah diri. bangsa melayu itu rendah hati. menghormati pemimpin dan yang lebih tua dari dirinya. menyebut ''patik'' untuk diri sendiri bila berhadapan dengan raja. Mengatakan dirinya ''hamba'' ketika berhadapan dengan orang tua--tua. Namun dalam pergaulan dengan teman sebaya tetap menyebut dirinya ''aku'' atau ''saya''. Dalam pergaulan di zaman sekarang ''kami'', dan untuk menyapa lawan bicara disebut ''awak'' yang artinya ''kita''. Begitulah cara melayu yang selalu merendah.
Melayu Sebagai Identitas Kolektif
Tanpa disadari, menjadikan melayu sebagai identitas kolektif atau milik bersama telah dan sedang berlaku di tengah masyarakat, di antaranya:
1. bagi keturunan bugis yang sudah lama bermastaurin di kawasan tanah melayu seperti kepulauan riau, riau, malaysia dan singapura, sudah mengaku dirinya melayu, bahkan bangga menjadi orang melayu, apalagi cicit-buyut bangsawan bugis yang moyangnya turut malang-melintang dalam pentadbiran kerajaan melayu di masa lampau; sudah sangat-sangat melayu. demikian juga orang banjar yang sudah lama bermukim di tembilahan, riau, juga mengidentikkan dirinya sebagai orang melayu.
2. di malaysia, orang cina dan india serta bangsa lain yang sudah memeluk agama islam diakui dan digolongkan sebagai orang melayu. sementara orang bugis, jawa, bawean, dan beragam entitas etnis lainnya yang berasal dari indonesia dan beragama islam serta sudah menjadi warga negara malaysia juga digolongkan sebagai orang melayu. masih di malaysia, tepatnya di melaka, sekelompok peranakan china-melayu dan beragama islam menyebut dirinya melayu-baba, dan dalam kesehariannya berbahasa melayu. kesenian melayu bernama ''dondang sayang'' bahkan lahir dari puak melayu-baba ini.
3. beraneka ragam suku bangsa termasuk keturunan china yang bermukim di kepulauan riau dan riau serta malaysia, bahkan mungkin juga di tempat lain, dengan sukarela menyelenggarakan kebudayaan melayu dengan ikut serta dalam berbagai tradisi melayu, misalnya:
- turut mengenakan pakaian melayu pada hari dan peristiwa tertentu mengikuti anjuran dan kebijakan pemerintah setempat. sebagai contoh, beberapa tahun terakhir di riau dan kepulauan riau; para pelajar, para pegawai instansi pemerintah, bahkan swasta, dianjurkan, bahkan diharuskan, berbusana melayu pada hari dan peristiwa tertentu.
- berperan aktif dalam peristiwa kebudayaan melayu. mulai pertengahan tahun 90-an sampai sekarang, riau, dan kepulauan riau amat gencar menyelenggarakan peristiwa kebudayaan dan gerakan kemelayuan. lintas etnis yang ada di riau dan kepulauan riau turut terbabit dalam peristiwa dan gerakan ini, baiik secara aktif maupun partisan. hal yang demikian mungkin juga berlaku di kawasan melayu yang lain.
5. terlibat dalam menyusun kebijakan pemerintah berkenaan memajukan kebudayaan melayu. hal yang demikian banyak berlaku bagi yang terbabit di lingkungan pemerintahan di kawasan melayu seperti riau dan kepulauan riau, atau mungkin juga di kawasan melayu yang lain di nusantara.
6. munculnya para tokoh lintas etnis di riau dan kepulauan riau, mungkin juga di kawasan melayu yang lain, yang berjuang memajukan kebudayaan melayu dan mengangkat harkat dan martabat melayu melalui karya dan gerakan kemelayuan lainnya.
Rabu, 20 September 2017
Penting! Minum 7 Suplemen Ini di Usia 20-an supaya tetap sehat di usia tua.
Umumnya, usia 20-an adalah usia di mana kita sedang sehat-sehatnya. Nge-gym selama 2 jam? Bisa. Naik gunung hingga berhari-hari? Hayuk. Bega...
-
Khasiat manfaat obat tetes MATA HERBAL ALAMI OTEM dan THM untuk kesehatan MATA OTEM plus THM adalah obat tetes mata dari bahan her...
-
Umumnya, usia 20-an adalah usia di mana kita sedang sehat-sehatnya. Nge-gym selama 2 jam? Bisa. Naik gunung hingga berhari-hari? Hayuk. Bega...
-
Do you remember When we were young you were always with your friends Wanted to grab your hand and run away from them I knew that it was ti...

